K.H. Alawy Muhammad: Singa Podium dan Sang Pembela Rakyat Kecil dari Madura
K.H. Alawy Muhammad: Singa Podium dan Sang Pembela Rakyat Kecil dari Madura Lahir di Dusun Karongan, Sampang pada tahun 1928, K.H. Alawy Muhammad lahir dari keluarga petani sederhana. Latar belakang inilah yang kelak menanamkan empati luar biasa di dalam dadanya terhadap penderitaan kaum mustadhafin (orang-orang lemah). Masa mudanya dihabiskan dengan merantau ke tanah Jawa, di mana dahaga ilmunya menuntun beliau nyantri kepada Al-Habib Abdullah bin Abdul Qadir Bil Faqih di Pesantren Darul Hadits, Malang. Beliau kemudian menyempurnakan keilmuannya dengan bermukim dan berguru kepada para ulama besar di Tanah Suci Makkah pada usia 27 tahun. Sepulang ke Madura, Kiai Alawy mengemban amanah besar meneruskan estafet kepemimpinan Pondok Pesantren At-Taroqqi, Sampang, menggantikan sang adik, K.H. Ma'mun. Di bawah asuhan tangan dinginnya, wilayah Karongan yang dulunya sarat akan kemaksiatan seperti sabung ayam dan perjudian, perlahan berhasil disulap menjadi mercusuar ilmu. Beliau mendidik r...